Selasa, 31 Mei 2011

Kode Etik Pecinta Alam

Kode ETIK Pecinta ALAM INDONESIA
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah
ciptaan Tuhan Yang Maha Esa

Pecinta Alam Indonesia adalah bagian dari masyarakat

Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, bangsa, dan
tanah air

Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam adalah sebagian
dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah yang Mahakuasa

Sesuai dengan hakekat di atas, kami dengan kesadaran
menyatakan :
Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam
sesuai dengan kebutuhannya
Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat
sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya
Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam
sesuai dengan azas pecinta alam
Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan
pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
Selesai

Disyahkan bersama dalam

Gladian Nasional ke-4

Ujung Pandang, 1974

Sejarah KOMPAS

KOMPAS (Komunitas Mesin Pecinta Alam Sejati ) di sah kan pada tahun 2003 oleh angkatan '01. Beberapa perintis kompas antara lain mas wahyu '01 ,dkk. Pertama berdiri Kompas di beri nama MAC (Mechanical Adventure Community). MAC masih hanya melakukan kegiatan pendakian gunung di sekitar jawa. MAC kemudian berubah nama menjadi MMG (Mesin Munggah Gunung) pada tahun 2004 di cetuskan mas fany '03 dkk. Nama MMG pun bertahan hanya sampai tahun 2005. Setelah itu MMG pun berganti nama menjadi KOMPAS ( Komunitas Mesin Pecinta Alam Sejati ) atas usulan mas jajang '04. Pada waktu itu kompas hanya mengadakan kegiatan intern kampus teknik mesin saja.

Diksar pertama KOMPAS di laksanakan pada tahun 2008, dengan peserta angkatan ‘07. Diksar pertama kompas ini di laksanakan pada kepengurusan mas Galih '05. Setelah itu kompas pun kemudian berkembang menjadi Organisasi pecinta alam yang utuh, dengan di adakan nya Pendakian massal pada tahun 2007 pada kepengurusan mas Dema ‘06. Pendakian massal ini di ikuti oleh beberapa organisasi pecinta alam di sekitar tembalang dengan tujuan puncak gunung Sindoro.

Sampai sekarang KOMPAS sudah mempunyai banyak program kerja yang melibatkan peserta dari luar Teknik mesin. Beberapa di antara nya adalah Caving, Pendakian massal, dan Funclimbing.